Cara Melakukan Pernikahan bagi Warga Sipil Indonesia

Bagi pria maupun wanita yang sudah berumur, pastilah ingin segera menikah. Namun, tidak sedikit pula pria, maupun wanita yang takut untuk melakukan pernikahan. Kalau ditanya kenapa, alasannya macem-macem. Ada yang nunggu sukses, nunggu punya rumah dulu, nunggu saudaranya nikah dulu, nunggu ada yang mau dulu, dan nunggu-nunggu yang lain. Pada kesempatan kali ini aku akan menyampaikan cara melakukan pernikahan. Cara ini merupakan true-story dari proses yang telah aku lakukan. Cara ini hanya berlaku jika kamu warga sipil, menikah dengan warga sipil dan keduanya WNI. Kalau kamu mau menikah dengan tentara misalnya, maka boleh jadi caranya tidak sama. Setahuku lebih ribet –pengalaman teman. hehe. Apalagi dengan WNA, kayaknya juga lebih ribet lagi. Yuk, langsung saja kita simak.

1. Niat

Sebelum kamu mengetahui cara melakukan pernikahan, pastikan kamu memiliki niat untuk menikah. Beberapa kisah true-story memang mengisahkan beberapa orang yang menikah tanpa niat. Misalnya saja karena paksaan orang tua. Atau karena kecelakaan saat pacaran. Tapi, yakinlah, dengan niat benar maka semuanya akan berjalan baik. Karena nikah merupakan ibadah.

2. Cukup Umur

Sebelum menikah pastikan kalau kamu sudah cukup umur. Kalau masih sekolah, janganlah menikah dulu. Selesaikan sekolahnya dulu, baru menikah. Orang tuamu sudah susah payah mencari uang untuk menyekolahkan dirimu. Jadi jangan sia-siakan usaha mereka dengan menikah sebelum lulus sekolah. Jadilah kebanggaan dari orang tua. Kalau mereka bangga kamu menikah, ya udah deh, turutin aja. hehe

3. Mencari Pasangan

Jika sudah niat dan sudah cukup umur sekarang waktunya untuk mencari pasangan. Kamu tahu kan, nikah itu harus ada pasangannya. Buku nikah tidak bisa diterbitkan satuan. Kalau cari pasangan, carilah pasangan yang tepat yang cocok sesuai selera. Jika laki-laki carilah perempuan dan jika perempuan maka carilah pasangan laki-laki. Jangan sampai laki dengan laki dan perempuan dengan perempuan. Soalnya di Indonesia tidak diperbolehkan nikah sesama jenis. Kalau kamu tetap memaksa, kamu lebih baik menikah di negara-negara ini. Negara-negara tersebut sudah melegalkan pernikahan sesama jenis.

4. Pastikan Pasangannya Mau

Kalau sudah menemukan pasangan yang cocok, langkah selanjutnya adalah memastikan pasanganmu mau kamu ajak menikah. Kalau tidak mau, aku sarankan jangan dipaksa. Gunakan cara-cara yang baik untuk merayu calon pasangan-mu. Janganlah mengikuti pepatah : “Cinta ditolak, dukun bertindak”. Jangan main-main dengan pelet ya.

5. Pastikan Orang Tua Setuju

Setelah pasanganmu setuju untuk menikah denganmu, langkah selanjutnya adalah memastikan orang tua setuju. Baik orang tua dari pihak perempuan maupun orang tua dari pihak laki-laki. Pernikahan adalah proses penyatuan 2 keluarga. Kalau ada yang tidak setuju jangan dipaksa. Pada langkah ini, kamu harus benar-benar bisa meyakinkan orang tuamu kalau pasangan yang kamu pilih adalah orang yang tepat. Kamu juga harus bisa meyakinkan orang tua pasanganmu bahwa kamu orang yang tepat untuk anaknya.

6. Prosesi Lamaran

Setelah orang tua sama-sama setuju. Maka langkah selanjutnya adalah melakukan prosesi lamaran. Prosesi lamaran ini ada 2 versi, yaitu: Perempuan melamar Laki-laki atau Laki-laki melamar Perempuan. Jika di daerah tempat asalku di Trenggalek sana, maka pihak perempuanlah yang melamar laki-laki. Sebenarnya kamu bisa saja melewati proses nomor 4 dan 5 dan langsung ke proses ini. Tapi, agar proses lamaran ini bisa berhasil 100%, pastikan dulu proses 4 dan 5 tidak dilewatkan.

Pada proses lamaran ini, pihak pelamar datang ke tempat pihak terlamar. Pihak pelamar biasanya akan membawa seserahan macam-macam, seperti kain dan kosmetik. Pihak pelamar kemudian menyampaikan maksud kedatangan. Pasa proses ini pihak perempuan yang dilamar bisa mengajukan/meminta mahar kepada pihak laki sebagai syarat diterimanya lamaran. Setelah disetujui biasanya ada prosesi tukar cicin.

7. Membalas Lamaran dan Penentuan Tanggal Pernikahan

Ada kalanya pihak perempuan tidak langsung memberikan jawaban atas lamaran dari pihak laki-laki. Pihak perempuan bisa memberikan jawaban di lain waktu dengan cara mendatangi pihak pelamar.

Pada proses balasan ini biasanya pihak perempuan –jika setuju– akan membawa serta tanggal baik sebagai hari pernikah an.  Pada dasarnya semua tanggal itu baik, namun tidak ada salahnya untuk mencari yang terbaik. Orang jawa punya ilmu sendiri dalam menentukan hari baik. Namun, tidak semua orang jawa punya ilmu untuk menentukan hari baik. Hanya orang-orang tertentu saja. Biasanya kami minta tolong kepada orang yang bisa.

Karena prosesi nikah diadakan oleh perempuan, pada saat balasan lamaran juga akan ada musyawarah terkait dengan acara resepsi pernikahan.

8. Mendaftar ke KUA

Jika sudah punya tanggal pernikahan yang pas, waktunya untuk mendaftarkan diri ke KUA. Untuk pendaftaran ini, diperlukan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh calon mempelai pria dan calon mempelai wanita. Proses lengkapnya bisa dilihat di http://simkah.kemenag.go.id/infonikah/alurnikah. Berikut alur nikah dari web tersebut.

Alur Nikah dari SIMKAH - Cara melakukan pernikahan

Alur Nikah dari SIMKAH

9. Prosesi Nikahan

Prosesi pernikahan biasanya dilakukan di tempat pihak perempuan. Prosesi pernikahan terdiri dari Ijab Qobul dan resepsi nikah. Ijab Qobul adalah ucapan dari orang tua atau wali mempelai wanita untuk menikahkan putrinya kepada sang calon mempelai pria. Orang tua mempelai wanita melepaskan putrinya untuk dinikahi oleh seorang pria, dan mempelai pria menerima mempelai wanita untuk dinikahi. Sedangkan resepsi nikah adalah acara dimana mempelai dan keempat orang tua duduk di atas pelaminan untuk menerima tamu-tamu yang diundang.

10. Prosesi Ngunduh Mantu

Ngunduh Mantu adalah prosesi seperti resepsi nikah. Namun, dilakukan di tempat pihak pria. Hal ini dilakukan karena orang tua pihak pria ingin menunjukkan kalau putranya sudah menikah. Tidak semua orang melakukan prosesi ngunduh mantu.

Penutup

Nah. Setelah prosesi ngunduh mantu, berakhirlah sudah rangkaian cara melakukan pernikahan. Kalian bisa merencanakan bulan madu jika dirasa perlu. Semoga bermanfaat.