Standarisasi SQL oleh Simon Holywell – Standarisasi Syntax SQL

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya dengan judul yang sama, yaitu tentang standarisasi SQL oleh Simon Holywell. Bagi yang belum baca, bisa dibaca di sini. Pada bagian 2 ini, akan dibahas tentang penulisan standarisasi syntax SQL. Menurutku seni dari membuat program adalah penulisan kode program itu sendiri. Bagaimana penulisan lebih simple dan readible namun tetap hasil programnya benar.Pada bagian 2 ini, contoh-contoh yang diambil sama persis dengan contoh di http://www.sqlstyle.guide/. Bagaimana standararisasi sql di bagian 2 ini. Yuk kita simak bersama.

SQL (Structured Query Language) - Standarisasi syntax sql

SQL (Structured Query Language)

Standarisasi Syntax SQL

Keyword

  • Selalu gunakan uppercase untuk keyword SQL seperti SELECT dan WHERE.
  • Hindari penggunaan singkatan keyword.
  • Jangan menggunakan keyword yang ada pada server database.

White Space (Daerah Terbuka)

Untuk membuat kode lebih mudah dibaca kita harus memanfaatkan spasi dengan benar. Jangan mengelompokkan kode atau menghilangkan spasi.

Spasi

Spasi harus digunakan untuk mensejajarkan kode sedemikian sehingga akar kata kunci sejajar dengan penutupnya. Bentuk seperti ada pembatas di tengah membuat kode lebih mudah untuk di baca dan ditelusuri. Bentuk ini juga memisahkan keyword dengan implementasi. Bentuk seperti ini sebenarnya menggunakan pengetikan yang buruk, tapi di sini bentuk ini sangat membantu. Seperti ini contohnya:

Pada bentuk di atas SELECT, FROM, dan lain sebagainya rata kanan sedangkan nama kolom dan detail implementasi rata kiri. Meskipun tidak begitu berpengaruh, selalu gunakan spasi pada:

  • sebelum dan sesudah sama dengan ( = )
  • setelah koma ( , )
  • di kanan kiri petik ( ‘ ) yang tidak diikuti koma atau titik koma.

Spasi Antar Baris

Selalu gunakan spasi baris untuk:

  • sebelum AND atau OR
  • setelah titik koma untuk memisahkan query agar lebih mudah dibaca
  • setelah kata kunci definisi
  • setelah koma ketika koma tersebut digunakan untuk memisahkan beberapa kolom kedalam group
  • untuk memisahkan kode kedalam satu bagian yang sama, yang membantu memudahkan memahami kode yang banyak.

Indentation – Menjorok ke dalam

Untuk memastikan SQL terbaca dengan mudah, penting kiranya untuk mengikuti standar indentation.

Join

Join harus menjorok ke dalam dan sejajar dengan nilai di sisi kanan. Begini contohnya.

Sub-Query

Subquery juga harus menjorok ke dalam, ke sisi sebelah kanan. Dan mengikuti aturan penulisan query. Begini contohnya:

Preferred Formalism

  • Jika memungkinkan gunakanlah BETWEEN daripada menggunakan kombinasi AND.
  • Begitu juga dengan IN. Jika memungkinkan gunakanlah IN dari pada OR.
  • Ketika nilai perlu ditafsirkan sebelum meninggalkan database, gunakanlah CASE. CASE dapat bersarang pada bentuk yang lebih komplek.
  • Jika mungkin, hindari penggunaan UNION dan tables sementara. Kalau bisa kita harus memaksimalkan struktur database agar terhindar dari UNION

Penutup Standarisasi Syntax SQL

Pada bagian 2 ini, teman-teman telah melihat bagaimana standarisasi syntax sql dengan memanfaatkan spasi dan indentation untuk mempercantik tampilan kode. Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, inilah seninya. Sebenarnya standarisasi sql ini masih ada lanjutannya. Tunggu aja ya. Selamat belajar, dan selamat mencoba.